Software & Game | Cerpen | Ebook | Review | Puisi | Dll.

Kamis, 28 Desember 2017

Info Kajian Sunnah Kediri: Materi Stop Tasyabbuh - bersama ustadz Abdurrahman Thoyyib (31 Desember 2017)

Bismillah,
Hadirilah, Kajian sunnah kediri!

Materi:
Stop Tasyabbuh
Bersama ustadz Abdurrahman Toyyib
(Dosen STAI bin ABI THALIB - Surabaya)

Waktu:
Ahad, 12 Robiul Akhir 1439 H
31 Desember 2017 M

Tempat:
Masjid Imam Muslim Kediri
Jl. Padang Padi Kaliombo Kediri, Depan SMP N 2 Kediri

Info kajian sunnah kediri - materi Stop Tasyabuh - bersama ustadz Abdurrahman Toyyib (shared karyafikri.blogspot.com)
Stop Tasyabbuh - Info Kajian Sunnah Kediri 31 Desember 2017
Share:

Minggu, 17 Desember 2017

Pendaftaran HSI 181 - HSI (Halaqoh Silsilah Ilmiyyah) - Kajian Islam Sistematis Berbasis Whatsapp dan Website

Bismillah,
Pendaftaran HSI 181 - Halaqoh Silsilah Ilmiyyah (shared by karyafikri.blogspot.com)

Siapakah Al-Ustadz DR. Abdullah Roy, M.A.?
Beliau adalah pengisi kajian rutin berbahasa Indonesia di Masjid Nabawi​ di Madinah.

Hmmm…. Lalu, HSI itu apa sih?
Simak Profil HSI disini http://bit.ly/profilhsi

Di HSI ini insyaaAllah Al-Ustadz akan berbagi mengenai ilmu Tauhid dari berbagai sisi, PLUS banyaaaakkk lagi ilmu agama lainnya

InsyaaAllah gak bakal nyesel deh bergabung dengan ​HSI AbdullahRoy
Mau… mau…. Mau…. Kapan dan gimana cara daftarnya?

Catat tanggalnya yaaa kalau perlu Pasang Alarm di HP

Pendaftaran Dibuka Mulai Tanggal :
23 Desember 2017
(05 Rabiul Tsani 1438 H)

Dibuka Mulai Jam :
06.00 WIB

Pendaftaran HANYA Melalui Web :
http://hsi.center


Yakin mau menunda daftar? Yuk ah daftar
Kuota Terbatas.

Semoga bermanfaat, silahkan disebaarkan dan diinformasikan kepada saudara, teman, atau via online.
Share:

Selasa, 05 Desember 2017

Brosur informasi pendaftaran jadi agen isi pulsa via Iska Cell - Kolak - Wonorejo - Ngadiluwih - Kediri

Bismillah,
Untuk sobat sekitar Kediri ataupun sekitarnya, terkhusus di lokasi dusun Kolak - desa Wonorejo Kec. Ngadiluwih - Kab. Kediri - Jawa Timur. Ataupun sobat online yang ingin jualan pulsa bisa daftar melalui kami baik daftar via online maupun langsung ke lokasi kami.

Pendaftaran GRATIS, minimal pengisian saldo bebas (hanya untuk pertama kali minimal Rp 50.000). Silahkan cek brosurnya di bawah ini:

brosur jadi agen isi pulsa via iska cell (kolak - wonorejo - ngadiluwih - kediri (karyafikri.blogspot.com)
Brosur informasi pendaftaran agen pulsa di Iska Cell Kolak

Untuk informasi harga, insyaAllah akan segera kami informasikan di postingan yang akan datang. [klik di sini untuk melihat daftar harga]
Sekian, semoga bermanfaat.
Share:

Selasa, 28 November 2017

Buletin Dakwah Islam al-Furqon: Cerdas dengan Tauhid

Bismillah,
Sesungguhnya, kemusyrikan mengindikasikan kebodohan dan keterbelakangan pelakunya. Demikian pula sebaliknya, tauhid mengindikasikan kecerdasan dan kemajuan pelakunya. Setiap orang musyrik pasti terbelakang cara berfikirnya, sedangkan orang bertauhid pasti cerdas dan maju cara berpikirnya. Karena itu, sesungguhnya yang disebut ulu al-albaab adalah orang-orang yang bertauhid.
Cerdas dengan tauhid (buletin islam al-furqon) shared by karyafikri.blogspot.com

Mengapa demikian?
Ketika seseorang mengetahui bahwa pencipta alam semesta, pemberi rizqi, dan pengatur segala urusan hanyalah Allah saja, kemudian ia enggan beribadah kepada-Nya, bukankah ini merupakan kebodohan? Terlebih lagi jika seseorang kemudian menyejajarkan Allah Pencipta alam semesta ini dengan makhluk ciptaan-Nya dalam hal kekuasaan dan dalam hal mendapatkan hak peribadatan.

Bukankah kaum musyrikin Arab Quraisy pada zaman Nabi sholallahu 'alaihi wa sallam dahulu mendapat predikat sebagai orang-orang jahiliyah? Apakah mereka tidak memiliki kemampuan teknologi -misalnya- persenjataan, pertanian, perniagaan, atau komunikasi (tentu yang sesuai dengan ukuran zaman itu)? Jawabnya, bukan! Tetapi karena mereka adalah masyarakat yang memuja berhala, menjadikan makhluk sebagai tuhan, memohon keselamatan kepada benda mati, dan sebagainya.

Padahal mereka mengerti bahkan berikrar bahwa Allah subhanahu wa ta'ala satu-satunya Pencipta alam semesta, Pemberi rizqi bagi sekalian makhluk, Pengatur segala urusan, Yang menghidupkan, mematikan, dan Penguasa bumi-langit beserta segenap isinya. {Syarh Kasyfi asy-Syubuhaat wa yaliihi Syarh al-Ushuul as-Sittah oleh Syaikh Muhammad ibn Shalih al-'Utsaimin}

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman menceritakan ikrar mereka akan sisi tauhid ini, yang disebut tauhid Rububiyah, diantaranya:

  وَلَئِنْ سَأَلْتَهُمْ مَنْ خَلَقَهُمْ لَيَقُولُنَّ اللَّهُ ۖ فَأَنَّىٰ يُؤْفَكُونَ

Artinya:
Dan sungguh, jika engkau (Muhammad) bertanya kepada mereka "siapakah yang menciptakan mereka", niscaya mereka menjawab: "Allah". Maka bagaimanakah mereka dapat dipalingkan dari menyembah Allah? (QS. az-Zukhruf 43:87)
وَلَئِن سَأَلْتَهُم مَّنْ خَلَقَ لسَّمَٰوَٰتِ وَلْأَرْضَ لَيَقُولُنَّ للَّهُ
Artinya:
Dan sesungguhnya jika engkau (Muhammad) tanyakan kepada mereka "Siapakah yang menciptkan langit dan bumi?", tentu mereka akan menjawab, "Allah". (QS. Luqman 31:25)

Demikian beberapa ayat yang menceritkan ikrar mereka akan kekuasaan Allah subhanahu wa ta'ala, bahwa Allah pencipta, pemberi rizki, dan pengatur segala sesuatu. Namun demikian, tetap saja mereka disebut kaum musyrikiin. (Majmu' Fatawa Syaikh al-Islam Ibni Taimiyah 3:101 & 105).

Wajarlah ketika mereka diingatkan supaya meninggalkan berhala-berhala sesembahannya dan supaya mengikuti wahyu Allah serta hanya beribadah kepada-Nya, mereka menolak seraya menjawab "Kami hanya mengikuti tradisi yang dilakukan nenek moyang kami semenjak dahulu." Banyak ayat yang menceritakan sikap dan perilaku mereka ini, diantaranya firman Allah subhanahu wa ta'ala:

وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ اتَّبِعُوا مَا أَنْزَلَ اللَّهُ قَالُوا بَلْ نَتَّبِعُ مَا أَلْفَيْنَا عَلَيْهِ آبَاءَنَا ۗ أَوَلَوْ كَانَ آبَاؤُهُمْ لَا يَعْقِلُونَ شَيْئًا وَلَا يَهْتَدُونَ
Artinya:
Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah," mereka menjawab: "(Tidak), tetapi kami hanya mengikuti apa yang telah kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami". "(Apakah mereka akan mengikuti juga), walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apapun, dan tidak mendapat petunjuk?". (QS.. al-Baqarah 2: 170).

Imam Ibnu Katsir rohimahullah menjelaskan tentang firman Allah ini sebagai berikut: Apabila dikatakan kepada orang-orang kafir dari kaum musyrikin itu agar mengikuti ajaran yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya dan agar meninggalkan kebiasaan sesat dan kebiasaan bodoh mereka, maka mereka menjawab: "(Tidak), tetapi kami hanya mengikuti apa yang kami dapatkan dari nenek moyang kami". Yaitu kebiasaan menyembah patung-patung dan berhala-berhala. Karena itu, Allah subhanahu wa ta'ala kemudian mengingkari pernyataan mereka dengan mempertanyakan: "Apakah (mereka akan mengikuti juga) meskipun nenek moyang yang mereka ikuti tidak paham dan tidak mendapatkan petunjuk?" (Tafsir Ibnu Katsir, al-Baqarah (2): 170).

Ayat ini jelas menunjukkan kebiasaan taklid buta kaum musyrikin dan menunjukkan betapa tidak cerdasnya mereka. Oleh karena itu, selanjutnya Allah berfirman (artinya): "Dan perumpamaan (orang yang memanggil) orang-orang kafir adalah seperti penggembala yang memanggil binatang yang tidak mendengar selain panggilan dan seruan saja. Mereka tuli, bisu, dan buta, oleh sabab itu mereka tidak mengerti" (QS. al-Baqarah 2: 171).

Di sisi lain, bisa diperhatikan pula argumen-argumen yang menunjukkan kelambanan cara berpikir mereka dalam memahami persoalan keyakinan. Yaitu ketika mereka melakukan peribadatan kepada berhala atau orang-orang shalih yang telah meninggal dunia atau malaikat, mereka beranggapan bahwa itu merupakan sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wa ta'ala yang kemudian mereka sebut sebagai wasilah. Padahal sejatinya mereka telah memberikan hak doa atau peribadatan kepada selain Allah. Allah berfirman menceritakan anggapan bodoh mereka (artinya): "Ingatlah, hanya punya Allah-lah agama yang bersih dari syirik. Dan orang-orang yang menjadikan selain Allah sebagai pelindung yang dipuja-puja (berkata): 'Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya'". (Qs. az-Zumar 39:3).

Maksudnya, itulah penyebab mereka menyembah patung-patung yang mereka anggap sebagai perwujudan para malaikat; yaitu supaya para malaikat itu memberi syafa'at kepada mereka di sisi Allah dan supaya para malaikat itu menjadi wasilah untuk mendekatkan diri mereka kepada Allah dengan sedekat-dekatnya sehingga mereka selalu ditolong, rizkinnya lancar, dan kebutuhan duniawinya terpenuhi.

Itulah syubhat (karancuan pemahaman) yang selalu menjadi sandaran kaum musyrikin semenjak zaman dahulu hingga sekarang. Para rasul Allah telah datang untuk membantah serta melarang syubhat mereka, dan mengajak mereka untuk hanya beribadah kepada Allah saja. Sesungguhnya tindakan kaum musyrikin (menjadikan berhala sebagai wasilah untuk menyembah Allah) hanyalah rekayasa mereka sendiri, tidak pernah diizinnkan oleh Allah dan tidak pernah diridhai-Nya.
Allah juga berfirman:
وَيَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ مَا لَا يَضُرُّهُمْ وَلا يَنْفَعُهُمْ وَيَقُولُونَ هَؤُلاءِ شُفَعَاؤُنَا عِنْدَ اللَّهِ
Artinya:
Dan mereka menyembah selain dari Allah apa yang tidak dapat mendatangkan kemudaratan kepada mereka dan tidak (pula) kemanfaatan, dan mereka berkata, "Mereka itu adalah pemberi syafaat kepada kami di sisi Allah." (QS. Yunus 10:18)

Syaikh Muhammad ibn Shalih al-'Utsaimin rahimahullah menjelaskan bahwa kaum musyrikin, dengan membuat wasilah yang batil ini mengharapkan syafa'at dari patung-patungnya (di sisi Allah). Yaitu dengan melakukan peribadatan terhadap patung-patung itu. Ini merupakan kebodohan dan kedunguan mereka. Berusaha mendekatkan diri kepada Allah, tetapi dengan cara yang justru membuat mereka semakin jauh dari-Nya. (Syarh Kasyfi asy-Syubuhaat wa yaliihi Syarh al-Ushul as-Sittah, op.cit (syarah) hlm. 28)

Bukan kelakuan orang yang cerdas
Orang yang cerdas ketika memahami bahwa Allah subhanahu wa ta'ala adalah Pencipta segenap makhluk, Pemberi rizki, dan Pengatur segala sesuatu, maka ia akan dengan penuh tanggungjawab memberikan seluruh peribadatan hanya kepada-Nya saja serta menjalankan seluruh kewajibannya. Sebab,, bagaimana mungkin ia menyembah sesuatu yang tidak menciptakan, tidak memiliki apa-apa, dan serba terbatas?

Orang yang demikian ini, mengindikasikan kecerdasan dan kemajuan berfikirnya. Miskipun -misalnya- ia tidak pernah memakai sepatu, apalagi dasi, karena pekerjaannya selalu berlumuran dengan lumpur sawah atau bergumul dengan sapi/ lembu. Pakaian bersihnya hanya dipakai ketika shalat berjama'ah di masjid, atau ketika berkumpul dengan keluarganya di rumah, atau kemempunyai keperluan di tempat lain. Tetap saja ia disebut sebagai orang cerdas, orang yang paham dan berakal.

Sebagai contoh, kisah seorang mu'min di suatu negeri pada zaman rasul-rasul terdahulu yang diabadikan di dalam al-Quran. Kisah tentang seseorang yang cerdas dengan sikap bertauhidnya dan keimanannya kepada Allah subhanahu wa ta'ala. Ayat yang mengisahkan tentang hal ini antara lain dibawakan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rohimahullah sebagai pembanding dari kebodohan orang musyrikin yang menjadikan selain Allah sebagai sembahan. (Majmu' Fataawaa Syaikhi al-Islam Ibni Taimiyah 3:105).

Allah berfirman:
وَمَا لِيَ لَا أَعْبُدُ الَّذِي فَطَرَنِي وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ (22) أَأَتَّخِذُ مِنْ دُونِهِ آلِهَةً إِنْ يُرِدْنِ الرَّحْمَنُ بِضُرٍّ لَا تُغْنِ عَنِّي شَفَاعَتُهُمْ شَيْئًا وَلا يُنْقِذُونِ (23) إِنِّي إِذًا لَفِي ضَلالٍ مُبِينٍ (24) إِنِّي آمَنْتُ بِرَبِّكُمْ فَاسْمَعُونِ (25)
Artinya:
Mengapa aku tidak menyembah (Tuhan) yang telah menciptakan diriku dan yang hanya kepada-Nya kamu (semua) akan di­kembalikan? Mengapa aku akan menyembah tuhan-tuhan selain­nya jika (Allah) Yang Maha Pemurah menghendaki kemudaratan terhadapku, niscaya syafaat mereka tidak memberi manfaat sedikit pun bagiku dan mereka tidak (pula) dapat menyelamatkanku? Sesungguhnya aku kalau begitu pasti berada dalam kesesalan yang nyata. Sesungguhnya aku telah beriman kepada Tuhanmu; maka dengarkanlah (pengakuan keimanan)ku. (QS. Yasin 36: 22-25)

Itulah cara berpikir orang yang cerdas. Seorang yang menyadari sepenuhnya bahwa yang berhak disembah hanya Allah Pencipta alam semesta. Sementara itu, penyembahan serta doa kepada apa pun atau siapapun selain Allah adalah kebodohan dan kesesatan.

Begitu pula sikap dan kecerdasan setiap mu'min di segala zaman. Para sahabat Nabi shalallahu 'alaihi wa sallam dari kalangann atas seperti Abu Bakr ash-Shiddiq rodhiallahu 'anhu hingga budak seperti Bilal rodhiallahu 'anhu membuktikan itu semua.

Kalau orang ingin meninggalkan keterbelakangan dan kebodohan maka harus meninggalkan kemusyrikan, sebab kemusyrikan adalah kebodohan. Sebaliknya, setiap orang yang cerdas pasti akan memilih hidup bertauhid, sebab pilihan hidup bertauhid menunjukkan kepahaman pelakunya, sedangkan kepahaman menunjukan kecerdasan. Wallahu al-Muwaffiq.

Rifaq Asyfiya' hafidhohullah.

Sumber: Buletin Dakwah Islam "al-Furqon" Tahun ke 12 Volume 9 No. 1
Share:

Senin, 27 November 2017

Info Kajian Sunnah Kediri: Tabligh Akbar dengan tema "Mensucikan harta riba" pemateri ustadz Ammi Nur Baits (3 Desember 2017 - 14 Robiul Awal 1439 H)

Bismillah,
HADIRILAH, TABLIGH AKBAR TERBUKA UNTUK UMUM & GRATIS UNTUK MUSLIM & MISLIMAT!

Dengan tema "MENSUCIKAN HARTA RIBA"

InsyaAllah bersama ustadz AMMI NUR BAITS
Pembina Yufid Network
Pembina Pengusaha Muslim
KonsultasiSyariah.com

InsyaAllah pada:
Ahad Pagi, 03 Desember 2017
14 Robiul Awwal 1439 H
Jam 08.30 - 11.30

Tempat:
Masjid Nurul Huda - Pare, Kediri
(dusun Sumberagung, Ds. Krecek, Badas, Pare Kab.Kediri)

Lokasi Gmaps: https://goo.gl/maps/MSwTR4RzPQ92

Info Kajian Sunnah Kediri: Tabligh Akbar dengan tema "Mensucikan harta riba" pemateri ustadz Ammi Nur Baits (3 Desember 2017 - 14 Robiul Awal 1439 H) shared by karyafikri.blogspot.com
Info Kajian Sunnah Kediri: Tabligh Akbar dengan tema "Mensucikan harta riba" pemateri ustadz Ammi Nur Baits (3 Desember 2017 - 14 Robiul Awal 1439 H
Share:

Selasa, 21 November 2017

Jadwal Kajian Rutin di MASJID IMAM MUSLIM AL-ATSARIY (Kediri - Jawa Timur)

Bismillah,
YUK NGAJI RUTIN, Agar Memiliki Ilmu Agama!
GRATIS & TERBUKA UNTUK UMUM.
Poster Banner Info Kajian Rutin di Masjid Imam Muslim (Kediri - Jawa Timur) shared by karyafikri.blogspot.com

🌷 JADWAL KAJIAN RUTIN 🌷
🕌 MASJID IMAM MUSLIM AL-ATSARIY
Jl. Padang Padi, Kaliombo, Kediri
http://bit.ly/PetaPonpesImamMuslim
 --------------------
⏱ WAKTU: BA'DA MAGHRIB-ISYA

1⃣ AHAD
📜 RIYADHUS SHALIHIN
Kitab: Riyadhus Shalihin
🎙 Ust. Abdul Aziz

2⃣ SENIN
📜 FIQH IBADAH
Kitab: Fiqh al-Muyassar
🎙 Ust. Bagus Jamroji

3⃣ SELASA
📜 TANDA-TANDA HARI KIAMAT
Kitab: Shahih 'Asyrotus Sa'ah
🎙 Ust. Abdullah Amin

4⃣ RABU
📜 SHAHIH FIQH SUNNAH
Kitab: Shahih Fiqh Sunnah
🎙 Ust. M. Anwar Samuri

5⃣ KAMIS
📜 AQIDAH ISLAMIYYAH
Kitab: Lum'atul I'tiqod
🎙 Ust. Abdul Adhim

6⃣ JUM'AT
📜 AKHLAQ & PRIBADI RASULULLAH
Kitab: Syama'il Muhammadiyyah
🎙 Ust. Arif Fathul Ulum

7⃣ SABTU
📜 TAHSIN TILAWAH AL-QURAN
🎙 Ust. Saiful Anwar
 --------------------
📡 KAJIAN LIVE
Facebook: Ponpes Imam Muslim Al-Atsariy Kediri
Radio 103,3 FM
 --------------------
🌹🌹🌹🌹🌹🌹
gratis TERBUKA UNTUK UMUM muslim & muslimah
 --------------------
🗳🗳🗳🗳🗳
Infaq & Donasi
Bisa salurkan melalui rekening
BANK MUAMALAT CAB. KEDIRI
7410063057
a.n Yayasan Imam Muslim Al-Atsariy
 --------------------
☎ Contact Person
Abu Arham 085736500100
Abu Rozin 085780764173
 --------------------
Website:
ponpesimammuslim.com
Facebook:
Ponpes Imam Muslim Al-Atsariy Kediri
Telegram:
@PonpesImamMuslim
 --------------------
Ponpes Imam Muslim Al-Atsariy
Menebar dakwah Ahlus Sunnah Sesuai Manhaj Salaful Ummah
Share:

Minggu, 12 November 2017

Faedah dari kajian INDAHNYA MENITI JALAN KEBAHAGIAAN HAKIKI

Bismillah,
Faedah kajian dgn tema INDAHNYA MENITI JALAN KEBAHAGIAAN HAKIKI
Setiap orang yang berjiwa sehat dan akal yang jernih akan mendambakan kebahagiaan dalam hidupnya.
Tapi sebagian orang beranggapan bahwa kebahagiaan bisa diraih semata dengan banyaknya harta yang banyak, kedudukan yang terpandang dan popularitas yang menjulang. Sehingga tak heran jika diantara manusia dengan segala cara berlomba untuk mendapatkan itu semua.
Kalaulah kebahagiaan itu semata-mata bisa didapatkan dengan banyaknya harta, maka tentunya Qorun lebih bahagia dibanding dengan Nabi Musa.
Kalaulah kebahagiaan itu semata-mata bisa diraih dengan kedudukan terpandang, tentulah Firaun dan Namrud lebih bahagia dibanding Nabi Musa dan Nabi Ibrahim. Namun realitanya, dalam sejarah mereka (Qorun, Firaun, Namrud) ditenggelamkan dan dibinasakan serta memperoleh kesengsaraan dalam kehidupan mereka.
Kalaulah popularitas itu semata-mata bisa menjadikan manusia bahagia tentunya tidak akan kita dengar kisah manusia yang mempunyai popularitas menjulang mengakhiri kehidupannya dengan bunuh diri, yang Allah mengharamkannya. Na'udzubillahi min dzalik.
Sesungguhnya kebahagiaan hidup yang hakiki, ketenteraman dan ketenangan jiwa akan bisa kita dapatkan pada agama Islam yang mulia ini. Karena kehidupan bahagia dalam arti yang sebenarnya, hanyalah dapat diraih oleh orang-orang yang berpegang teguh dan meniti jalan agama islam yang mulia ini.
Asy-Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di rahimahullah dalam Risalah beliau al-Wasailul Mufidah lil Hayatis Sa'idah, telah menyebutkan beberapa kiat yang diajarkan dan disepakati agama islam yang mulia ini, untuk mencapai kehidupan bahagia yang sebenarnya, diantaranya:
1. Beriman dan beramal sholeh
{مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِّن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً ۖ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُم بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ} [النحل : 97]
Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.
Kehidupan yang bagus dapat berupa rizki yg halal, hati yg qonaah, kebahagiaan hati, dapat beribadah di dunia dan beramal sholeh, hati yang longgar setelah beramal sholeh.
2. Berbuat baik kepada makhluk
Asy-Syaikh Nu'man bin Abdul Karim mengatakan: Adapun berbuat baik kepada hamba Allah bisa terwujud dengan tiga perkara:
1). Dengan mencurahkan kebaikan yang berkaitan dengan agama pada mereka, dengan memberikan nasihat, pengajaran, memerintah yang baik, melarang kemungkaran, dan semisalnya. Dan mencurahkan kebaikan yang berkaitan dengan urusan dunia pada mereka dengan menolong, berbuat baik, dan semisalnya.
2). Menahan sesuatu yang menyakitkan pada mereka dengan perkataan dan perbuatan. Karena sesungguhnya seorang muslim adalah yang mampu menjadikan kaum muslim yang lainnya selamat dari gangguan lisan dan tangannya.
3). Dengan menampakkan wajah ceria, berseri, kebeningan hati, berbaik sangka.
3. Menyibukkan diri dengan amalan-amalan dan ilmu-ilmu yang bermanfaat
Sesungguhnya menyibukkan diri demgan amalan dan ilmu yang bermanfaat mampu mengalihkan perhatian hati manusia dari kesibukannya pada suatu perkara yang menggelisahkan jiwanya. Sehingga jiwanya tumbuh bahagia dan bertambah semangat.
4. Mencurahkan perhatian dengan apa yang sedang dihadapi (serta meminta pertolongan kepada Allah) dan memutus sikap banyak berangan-angan (terhadap perkara dunia) untuk masa yang akan datang serta memutus kesedihan (yang disebabkab kegagalan dan kepahitan) pada masa lalu
5. Banyak mengingat Allah
Diantara sebab paling besar untuk menjadikan lapang dan tenang dada seorang hamba adalah dengan memperbanyak dzikir kepada Allah. Karena sesungguhnya memperbanyak dzikir memiliki pengaruh yang sangat menakjubkan untuk menjadikan lapang dan tenangnya dada seorang hamba serta hilangnya kegundahaan dan kesedihan. Allah berfirman:
{الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ} [الرعد : 28]
(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.
Dzikir yang dimaksud bisa dengan memperbanyak membaca Quran atau dzikir secara umum (dengan ucapan subhanallah, alhamdulillah, astagfirullah, laahaula wa laa quwwata illa billah, dsb).
Share:

Sabtu, 11 November 2017

Info Kajian Sunnah Kediri: PESAD (Pesantren Ahad Kedua) - Kitab Matan Syarhus Sunnah di Ma'had Ar-Rosyad Bogem-Gurah (23 Shofar 1439 H - 12 Nopember 2017)

Bismillah,
Hadirilah...
Kajian bedah kitab Syarhus Sunnah [6]
dengan pemateri Ustadz Abdullah Amin hafidzahullah

Lokasi:
di Ma'had ar-Rosyad
Jl. Masjid Basyarudin Bogem - Gurah

Pukul: 08.30 - 11.30
Tangga: 23 Shofar 1439 H / 12 Nopember 2017

Fasilitas:
- Kitab matan "Syarhus Sunnah"
- Makan siang untuk peserta

Gratis! dan terbuka untuk umum. Muslimm & Muslimat!


PESAD (Pesantren Ahad Kedua) - Kitab Syarhus Sunnah di Ma'had Ar-Rosyad Bogem-Gurah (23 Shofar 1439 H - 12 Nopember 2017)

Share:

Senin, 30 Oktober 2017

Cara daftar ulang kartu prabayar Indosat, Telkomsel, Three, Axis, XL, Smartfren agar tidak diblokir (mulai 31 Oktober 2017 sampai 28 Februari 2018)

Bismillah,
Berhubungan dengan  Peraturan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) No.12 tahun 2016, yang menyatakan bahwa mulai tanggal 31 Oktober 2017 pemerintah mewajibkan seluruh pengguna / pelanggan operator seluler prabayar baru dan lama agar melakukan registrasi nomor kartu SIM untuk melakukan registrasi sesuai dengan data identitas yang tertera di Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP dan Nomor Kartu Keluarga (KK), maka pada kesempatan kali ini saya berbagi cara daftar ulang (pengguna lama) untuk kartu prabayar Telkomsel, Indosat, XL, Axis, 3 (three), dan lainnya.

Untuk mempermudah dalam visualisasi saya membuatnya dalam bentuk gambar dan bisa sobat download dengan cepat dan disimpan di smartphone, tablet, laptop atau perangkat sobat lainnya. Berikut adalah cara daftar tersebut:
info daftar ulang kartu dan cara mendaftar berbagai operator (indosat, telkomsel, xl, axis, smartfreen, thtree, dan lain-lain) shared by karyafikri.blogspot.com
Secara umum pendaftaran adalah dengan format SMS:
NIK#NomorKK#
Contoh: 12345454141#3815685715087485689#
kemudian kirim ke 4444

Tetapi beberapa operator memiliki hal yang berbeda meskipun nomor tujuan tetap sama, yaitu 4444.

Dengan mendaftar ulang tersebut semoga nomor sobat tervalidasi dan juga dengan mengikuti arahan pemerintah untuk daftar nomor sesuai dengan data diri NIK dan Nomor KK semoga dapat membantu pemerintah dalam mengamankan / menertibkan data pengguna seluler sehingga sangat bermanfaat ke depannya seperti jika ada penipuan melalui nomor yang tidak dikenal dan sebagainya. Kita dukung penertiban ini, karena akan sangat berguna di masa yang akan datang, insyaAllah.
Sekian share kali ini, semoga bermanfaat.
Share:

Minggu, 15 Oktober 2017

Info Kajian Sunnah Kediri: 2 Shofar 1439 H / 21-22 Oktober 2017 - Safari Dakwah / Tabligh Akbar / Pengajjian Umum bersama ustadz Said Syamsul Huda

Bismillah,
Hadirilah! Safari dakwah, Tabligh Akkbar, Pengajian umum.

Bersama Ustadz Said Syamsul Huda
Pimpinan Ponpes Al-I'tishom Gunung Kidul - Jogjakarta

Kediri - 2 Shofar 1439 Hijriah / 21-22 Oktober Oktober 2017

  1. Tema "MERAIH KENIKMATAN SURGA"
    Ba'da Maghrib s/d jam 20.00 WIB [Sabtu malam Ahad]
    di Ponpes Sabilul Mu'minin, Ngancar Kediri
  2. Tema "MERAIH CINTA ALLAH"
    Ba'da Shubuh s/d 06.00 WIB [Ahad Pagi]
    di Masjid al-Falah Perum Wilis, Kediri Kota
  3. Tema "BIMBINGAN RASUL DALAM PERGAULAN"
    Jam: 08.30 - 11.30 WIB [Ahad Dhuha]
    di Ponpes Aisyah LSDI Salman Al-Farisi - Gayam Gurah

Informasi lebih lanjut silahkan lihat gambar berikut ini:
Hadirilah! Safari dakwah, Tabligh Akkbar, Pengajian umum Kediri 2 Shofar 1439 Hijriah 21-22 Oktober 2017 shared by karyafikri.blogspot.com


Semoga bermanfaat.
Share:

Rabu, 04 Oktober 2017

Apa sih Trigonometri itu?

Bismillah,
Mungkin kita masih ada yang bingung apa sih itu trigonometri? pernah dengar dulu waktu sekolah atau sekarang masih sekolah dan bingung apa jelasnya trigonometri. Yuk simak beberapa penjelasan berikut ini:
Apa sih trigonometri itu - by karyafikri.blogspot.com
Trigonometri (dari bahasa Yunani trigonon = tiga sudut dan metro = mengukur) adalah sebuah cabang matematika yang berhadapan dengan sudut segitiga dan fungsi trigonometrik seperti sinus, cosinus, dan tangen. Trigonometri memiliki hubungan dengan geometri, meskipun ada ketidaksetujuan tentang apa hubungannya; bagi beberapa orang, trigonometri adalah bagian dari geometri.

Dari bahasa yunani trigonometri berasal dari kata trigonon artinya tiga sudut dan metro artinya mengukur. Karena banyak versi yang saya baca dari internet dan saya tidak bisa menentukan siapa yang persisnya menemukan rumus trigonometri.
Sebenarnya mudah dan singkatnya Trigonometri adalah ilmu ukur sudut. Ya, ilmu untuk mengukur sudut yang ada pada segitiga.
Untuk rumus trigonometri dan kelanjutan tentang hal itu, silahkan cari di google dengan mencari dengan kata kunci Rumus Trigonometri, atau Matematika Trigonometri, dan sejenisnya. Dapat juga klik langsung di sini.
Share:

Info Kajian Sunnah Kediri: PESAD (Pesantren Ahad Kedua) - Kitab Syarhus Sunnah di Ma'had Ar-Rosyad Bogem-Gurah (18 Muharram 1439 H / 8 Oktober 2017)

Bismillah,
Hadirilah...
Kajian bedah kitab Syarhus Sunnah [5]
dengan pemateri Ustadz Abdullah Amin hafidzahullah

Lokasi:
di Ma'had ar-Rosyad
Jl. Masjid Basyarudin Bogem - Gurah

Pukul: 08.30 - 11.30
Tangga: 18 Muharram 1439 H / 8 Oktober 2017

Fasilitas:
- Kitab matan "Syarhus Sunnah"
- Makan siang untuk peserta

Gratis! dan terbuka untuk umum. Muslimm & Muslimat!

Hadirilah kajian kitab syarhus sunnah di bogem gurah kediri - shared by karyafikri.blogspot.com
Share:

Minggu, 01 Oktober 2017

Info Kajian Sunnah Kediri: Tema: Al-Kabaair di Masjid Baitul Mu'thi - Ngadiluwih (Nanti malam Ba'da Maghrib - Selesai, 11 Muharram 1439 H / 1 Oktober 2017)

Bismillah,

Info kajian sunnah kediri dengan tema al-kabaair di masjid baitul mu'thi kec ngadiluwih kab kediri - shared by karyafikri.blogspot.com

Hadirilah...
📚KAJIAN RUTIN AHAD KE-1📚

📭 Masjid Baitul Mu'thi - Ngadiluwih
https://goo.gl/maps/fMYjRBvTKwt

(Terbuka untuk umum putra - putri)

📆 Ahad, 11 Muharram 1439 H / 1 Oktober 2017

⏰ Ba'da maghrib - isya'

📝 "AL - KABAIR"

PEMATERI:
Ustadz Hermawan Lc (Dosen STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya)

Ingatlah Sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam , “Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu (syar’i), maka Allah akan memudahkan jalan baginya menuju surga.”
(HR. Muslim)


💐Semoga Alloh mudahkan kita untuk mendatangi majlis - majlis ilmu, aamiin...

📦Donasi & Partisipasi kegiatan dakwah Islam:
Rekening BCA
298 0385 089
an: RIBUT SUKO WIBOWO
 (Selaku Takmir Masjid Baitul Mu'thi Jl. Jendral Sudirman No 82, Purwokerto, Ngadiluwih, Kediri, Jawa Timur 64171)

📱Informasi:
+62 856-5564-4333
Ribut Suko Wibowo

📣Mohon informasikan kepada yang lain.

Masjid Baitul Mu'thi - Ngadiluwih
menebar dakwah Ahlus Sunnah sesuai manhaj Salaful Ummah
Share:

Rabu, 27 September 2017

Info Kajian Sunnah Kediri: Ngaji dan buka bersama puasa sunnah Asyuro yuk! Terbuka untuk umum (muslim-muslimah) tanggal 10 Muharram1439 H / 30 September 2017

Bismillah,
Hadirilah...

info kajian sunnah kediri - ngaji dan buka bersama puasa asyuro 10 muharram 1439 h - 30 september 2017 shared by karyafikri.blogspot.com

*📚KAJIAN AKBAR dan Buka Puasa Asyuro Bersama📚*
📭 *Masjid Imam Muslim Al-Atsariy Kediri*
http://bit.ly/PetaPonpesImamMuslim

(Terbuka untuk umum putra - putri)

📆 *Hari : Sabtu, 10 Muharram 1439 H / 30 September 2017*

* waktu : 16.30 - Selesai*

📝 TEMA : *Membentengi Umat dari Paham Komunis*

*Pemateri:*
*Ustadz Arif Fathul Ulum* (alumni fakultas hadits Universitas Islam Madinah)

Ingatlah Sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam , *“Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu (syar’i), maka Allah akan memudahkan jalan baginya menuju surga.”*
(HR. Muslim)

💐Semoga Alloh mudahkan kita untuk mendatangi majlis - majlis ilmu, aamiin...

💰 _*Donasi Umum Pengembangan Dakwah di Ma'had Imam Muslim*_
🏦 Rekening MUAMALAT 7410063057
a.n Yayasan Imam Muslim Al-Atsariy

*📱Informasi kajian dan konfirmasi Donasi:*
085780764173 - Abu Rozin Bagus Jamroji
085736500100 - Abu Arham Suwanto
Share:

Jumat, 22 September 2017

Buletin Dakwah Islam al-Furqon: Hijab Syar'i vs Hijab Gaul

bismillah,
Hijab syari vs hijab gaul shared by karyafikri.blogspot.com

Saudaraku kaum muslimah, sesungguhnya tetah diwajibkan atasmu. Bukan oleh ustadz, bukan kyai, bukan pula MUI yang mewajibkan perkaara ini, akan tetapi Allah robbul'alamin. Allah yang memberimu kehidupan, memberimu rezeki, memberimu keelokan rupa, dan memberimu berbagai macam kenikmatan. Tidak ada satu nikmat pun baik kecil maupun besara yang engkau rasakan melainkan dari Allah-lah datangnya.
 وَمَا بِكُمْ مِنْ نِعْمَةٍ فَمِنَ اللَّهِ ۖ ثُمَّ إِذَا مَسَّكُمُ الضُّرُّ فَإِلَيْهِ تَجْأَرُونَ
Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya), dan bila kamu ditimpa oleh kemudharatan, maka hanya kepada-Nya-lah kamu meminta pertolongan. (QS an-Nahl (16:53))

Wahai saudari Muslimah! Manusia yang tahu balas budi tidak akan pernah lupa dengan orang yang berjasa besar kepadanya. Seandainya engkau ditimpa musibah, engkau terlilit utang, diPHK dari pekerjaan, rumah dan kendaraan sudah tergadaikan, anak dan orang tuamu menelan biaya besar untuk pengobatan. Kemudian di saat seperti itu ada orang yang datang kepadamu memberi lapangan pekerjaan dengan upah yang menjanjikan, dia pun membantumu melunasi segala utangmu, dan menolongmu untuk mencicil membeli rumah dan kendaraan, sehingga dengan itu kehidupanmu pulih kembali setelah terpuruk tentu engkau tidak akan pernah melupakan budi baiknya. Jika ia meneleponmu untuk meminta datang ke rumahnya jam 01.00 dini hari, apakah engkau akan menundanya sampai esok hari?? Tidak, engkau pasti akan antusias memenuhi undangannya meskipun engkau sedang merasakan nikmat dalam kantukmu. Karena dia sangat berjasa dalam hidupmu.

Maka renungkanlah tentang kebaikan Allah yang terus tercurah kepadamu, udara yang engkau hirup adalah milik-Nya, bumi yang engkau pijak adalah bumi-Nya. Nah, sekarang Dia mengajakmu, wahai muslimah, untuk menutup auratmu dengan hijab syar'i. Siapa diantara kamu yang pandai berterimakasih, maka pasti akan serius dalam menyambut seruan robbul'alamin ini dan akan mencari tahu bagaimana kriteria hijab yang Allah inginkan untuk wanita muslimah. Setelah dia tahu bagaimana kriteria hijab yang diinginkan syari'at, dia akan melaksanakan tunttunan syariat itu apa pun resikonya, meskipun temannya menggunjingnya, atasannya menegur sikapnya, kerabatnya mengucilkannya, semua itu tidak menjadi masalah asalkan Allah ridho kepadanya, karena menurutnya keridhaan Allah adalah keridhaan yang paling agung dan paling utama untuk digapai.

Sebaliknya, orang yang kurang bisa berterimakasih tidak akan serius memenuhi panggilan ini, dia mengutamakan keridhaan manusia meskipun murka Allah yang ia terima. Dia enggan berhijab,, atau berhijab ala kadarnya asalkan manusia ridha padanya meskipun hijabnya belum memenuhi standar agama. Hijab gaul, ya itulah istilah yang ngetren untuk hijab gaya dan tidak memenuhi kriteria hijab syar'i.

Untuk bisa membedakan hijab yang sudah sesuai dengan kriteria syariat (hijab syar'i) dan hijab yang belum memenuhi kriteria syariat (hijab gaul) mari kita simak kriteria hijab syar'i berikut ini.

Syarat-syarat hijab wanita Muslimah
Sebelum kita bicarakan tentang syarat-syarat hijab bagi muslimah perlu kita dudukkan terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan "hijab". Hijab yang kita maksud di sini tidak seperti yang dipahami umumnya masyarakat, sebagaimana mereka menganggap hijab adalah sekedar kerudung maupun penutup kepala dan dada. Padahal, ulama ketika berbicara tentang hijab yang mereka maksud adalah semua punutup aurat meliputi baju mulai dari bawah sampai atas termasuk kerudung, karena memang hijab secara makna bahasa adalah penutup, penghalang. Itulah hijab yang kita maksudkan di sini, adapun syarat-syarat hijab bagi muslimah adalah:
1. Menutup semua badan kecuali wajah dan telapak tangan (dua anggota ini diperselisihkan ulama')
Tidak ada perbedaan pendapat di kalangan para ulama pada anggota badan selain wajah dan telapak tangan bahwasannya ia wajib ditutup. Adapun untuk wajah dan telapak tangan maka mereka berselisih pendapat, sebigian mewajibkan menutupnya karena termasuk aurat dan sebagian lagi mengatakan bukan aurat sehingga sunnah hukumnya ditutup alias tidak wajib. Apapdan dun keadaaannya, yang jelas para ulama sepakat bahwa menutup dua anggota tersebut adalah yang terbaik daripada membukanya karena itu adalah sunnah wanita-wanita mulia dari kalangan istri-istri Nabi shalallahu 'alaihi wasallam dan shahabiyaat (sahabat dari kalangan wanita).

2. Hijab hendaknya tidak berupa perhiasan
Sebab, Allah melarang wanita untuk bertabarruj. Allah berfirman:

وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَىٰ
Dan janganlah kamu bertabarruj seperti orang-orang jahiliyah yang dahulu. (QS al-Ahzaab (33:33))
Makna tabarruj adalah: seorang wanita menampakkan hiasannya dan keindahannya dan apa yang wajib disembunyikan dari sesuatu yang bisa mengundang perhatian lelaki.
Disamping itu, fungsi hijab adalah untuk menyembunyikan dan menutupi keindahan wanita dan hiasan-hiasannya agar tidak terlihat oleh kaum lelaki, sebagaimana yang Allah firmankan:

وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا
Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) tampak darinya. (an-Nur (24:31))
Maka sungguh tidak masuk akal bila hijab justru berwujud hiasan, manik-manik dan pernak-pernik yang justru menjadikan wanita itu lebih menarik dan mencuri perhatian kaum lelaki.

3. Tidak tipis/ transparan
Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam bersabda yang artinya:
Dua golongan manusia dari kalangan penduduk Neraka yang aku belum pernah melihatnya... (salah satunya beliau menyebutkan): wanita yang berpakaian tetapi telanjang... mereka itu tidak masuk Surga dan tidak mencium aromanya padahal aroma surga itu bisa dicium dari jarak sangat jauh.
Yang dimaksud oleh hadits di atas adalah wanita yang memakai pakaian yang tipis sehingga tampak apa yang ada di balik pakaian tersebut, mereka disebut berpakaian namun hakikatnya telanjang karena pakaian mereka tidak memiliki fungsi sebagai penutup aurat mereka.

4. Lebar dan tidak ketat
Larangan berpakaian ketat terdapat dalam hadits sebelumnya. Pakaian fungsinya untuk menutupi keindahan tubuh, pakaian yang ketat tidak menjalankan perannya sebagai penutup keindahan tubuh karena ia justru menampakkan lekukannya yang itu akan mengundang syahwat lelaki yang melihatnya.

5. Tidak berlumur parfum/ wewangian
Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam bersabda:
أَيُّمَا امْرَأَةٌ أَصَابَتْ كَافُوْرًا فَلاَ تَشْهَدَنَّ مَعَنَا الْعِشَاءَ
Siapapun dari kalangan wanita yang terkena wewangian maka jangan hadir bersama kami dalam shalat isya'.

6. Tidak menyerupai pakaian pria
Ibnu Abbas rodhiallahu 'anhu berkata:
لَعَنَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اَلْمُتَشَبِّهِيْنَ مِنَ الرِّجَالِ بِالنِّسَآءِ وَ الْمُتَشَبِّهَاتِ مِنَ النِّسَآءِ بِالرِّجَالِ
Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam melaknat para lelaki yang menyerupai wanita dan para wanita yang menyerupai laki-laki.
Yang dimaksud hadits ini adalah tidak diperkenankan bagi lelaki memakai pakaian atau aksesori yang khusus bagi kaum wanita demikian juga sebaliknya.

7. Tidak menyerupai pakaian wanita kafir
Merupakan sesuatu yang sudah mapan dalam agama kita bahwasanya kaum muslim baik laki-laki maupun perempuan tidak boleh menyerupai kaum kuffar dan musyrikin dalam ibadah mereka, perayaan-perayaan mereka, dan pakaian yang khusus bagi mereka. Sungguh sangat banyak nash-nash syariat yang menjelaskan tentang kaidah ini. Berkenaan dengan larangan menyerupai pakaian mereka, ada sebuah hadits yang diriwayatkan Abdullah bin Amr radhiallahu 'anhu beliau berkata yang artinya:
Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam melihatku memakai dua helai pakaian yang bercelupkan usfur (celupan berwarna kuning) maka beliau bersabda: 'Sesungguhnya ini adalah pakaian orang-orang kafir maka jangan kamu memakainya'.

8. Tidak berupa pakaian ketenaran
Berdasarkan hadits Ibnu Umar rodhiallahu 'anhu bahwasannya Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam bersabda:
 من لبس ثوب شهرة في الدنيا ألبسه الله ثوب مذلة يوم القيامة
Barang siapa memakai pakaian ketenaran di dunia maka Allah akan pakaikan kepadanya pakaian kehinaan pada hari kiamat kemudian Allah menyalakan api padanya.
Yang dimaksud "pakaian ketenaran" adalah semua pakaian yang dipakai dengan maksud menjadikan diri pemakainya tersohor di kalangan manusia, baik berupa pakaian yang terlalu mewah dikenakan untuk berbangga-bangga dengan perhiasan dunia, maupun pakaian yang terlalu jelek untuk riya' dan menampakkan pemakainya sebagai ahli zuhud.
Demikianlah, semoga Allah melindungi kaum muslimin dan muslimat dari pakaian yang menyelisihi kriteria syariat. Semoga Allah membimbing kita semua menuju keridhaan-Nya. Aamiin yaa robbal'aalamiin.

Hafid Musthofa Abu Najah, Lc hafidhohullah.

Sumber: Buletin Dakwah Islam "al-Furqon" Tahun ke 12 Volume 3 No. 2
Share:

Tutorial Linux: Cara menginstall / memasang software Sublime Text di linux mint / ubuntu

Bismillah,
Tutorial Linux - Cara install sublime di linux ubuntu mint by karyafikri.blogspot.com

Sudah lama sekali tidak menulis tutorial linux di blog ini, pada kesempatan ini saya akan berbagi cara menginstall software Sublime Text yang berfungsi layaknya software notepad++ yang insyaAllah sobat sudah pada mengetahuinya terkhusus yang suka main coding di PC atau laptopnya. Berikut ini screenshot tampilan Sublime Text yang terinstall di linux mint yang saya gunakan:
tampilan sublime di linux by karyafikri.blogspot.com

Untuk cara menginstallnya di linux mint atau ubuntu, atau distro anakan ubuntu silahkan masuk terminal lalu ketik / copy kode berikut ini untuk menambahkan Repository sublime:
sudo add-apt-repository ppa:webupd8team/sublime-text-2
Kalau diperlukan masukkan password, silahkan tuliskan password linux sobat. Kemudian silahkan update dengan ketik:
sudo apt-get update
Langkah terakhir adalah menginstall sublime text, berikut adalah kodenya:
sudo apt-get install sublime-text
Setelah selesai install, nanti sobat akan dapat membuka file text menggunakan sublime (jika tidak menjadi default, silahkan klik kanan text kemudian pilih Open with --> Sublime Text).

Sekian share kali ini, semoga bermanfaat.
Share:

Jumat, 15 September 2017

Info Kajian Sunnah Kediri: Pengajian umum bersama ustadz Aunur Rofiq Ghufron, LC pada Sabtu - Minggu 25-26 Dzul Hijjah 1438 H / 16-17 September 2017 M

Bismillah,
Info kajian sunnah kediri - Download Kitab Tahdzib Tashil Al Aqidah Al Islamiyyah karya Syaikh Abdulloh bin Abdul Aziz Al-Jibrin shared by karyafikri.blogspot.com

Hadirilah...
Pengajian Umum bersama Ust. Aunur Rofiq Ghufron, Lc.

1⃣ Sabtu, 25 Dzulhijjah 1438/16 Sept 2017 jam 08.00 sampai selesai di Masjid Sholihin Srikaton Kediri. Kajian Kitab Tashil Aqidah Islamiyah karya Syaikh Abdulloh bin Abdul Aziz Al-Jibrin. --> Lokasi di gmaps klik di sini (Masjid Riyadhus Solihin / Ma'had al-Qudwah).
2⃣ Ahad, 26 Dzulhijjah 1438/17 Sept 2017 jam 09.00-10.30 di Masjid Bedug Ngadiluwih Kediri.

INFO:
085853513759, 08563506794.

*Ajak keluarga, anak, istri, kawan, kerabat dan tetangga. Mari gapai ilmu,ukhuwah dan barokah.*

Sebarkan dan informasikan kepada yang lain.

--> Untuk download scan kitab tersebut berupa pdf silahkan klik di sini [via mediafire] atau klik di sini [via box].

Referensi: Tahdzib Tashil Al Aqidah Al Islamiyyah - Ustadz Aris Munandar [Download Rekaman Kajian]
Share:

Info Kajian Sunnah Kediri: Ahad 3 Muharram 1439 H/ 24 September 2017 - Tabligh Akbar dengan tema Menggapai Qolbun Salim (Hati yang selamat)

Bismillah,
Info kajian sunnah kediri dengan tema menggapai qolbun salim hati yang selamat - karyafikri.blogspot.com


Hadirilah...!
Tabligh akbar terbuka untuk umum (muslim & muslimat)

Dengan tema:
Menggapai Qolbun Salim (Hati yang Selamat)

bersama Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, MA
Pemateri InsanTV dan dosen STDI Imam Syafi'i - Jember

Pada: Ahad, 3 Muharram 1439 H / 24 September 2017 M
Pukul: 09.00 - 11.30 WIB

Lokasi: Masjid at-Tauhid
Ponpes al-Manshur al-Islamy
Jalan Pare Papar KM5 - Tegowangi, Plemahan, Kediri.

Koordinat Google Maps, silahkan klik di sini.

Bagi saudara muslim & muslimat sekalian yang ada di Kediri dan sekitarnya, silahkan luangkan waktu sejenak untuk menimba ilmu syar'i. Semoga hidup kita berkah dan mati dengan khusnul khotimah dan mendapatkan Jannah, aamiiin.
Share:

Selasa, 12 September 2017

Coretan: Kecelakaan Lalu Lintas 2017

Bismillah,
Lama tidak menulis tentang tips untuk berkendara atau travelling di blog ini, pada kesempatan ini saya sempatkan menulis sebuah coretan khusus tentang kecelakaan lalu lintas entah yang ngalor maupun ngidul tidak jelas alias ngalor-ngidul, tetapi semoga saja tulisan ini bermanfaat untuk sobat sekalian.

coretan kecelakaan lalin - karyafikri.blogspot.com

Akhir-akhir ini, kota ini terasa semakin ramai kendaraan saja baik mobil, motor, dan lainnya. Meskipun tidak padat merayap di seluruh bagian kota tetapi untuk menyebrang saja terasa begitu sulit, yah mungkin saya yang baru merasa karena sering ke kota atau memang kendaraan di kota ini bertambah sehingga menjadi lebih banyak.

Bicara tentang keramaian, di berita-berita baik di Kediri dan sekitarnya maupun yang agak jauh banyak sekali kecelakaan yang terjadi baik dari luka ringan, luka berat, bahkan sampai meninggal dunia. Bahkan di sekitar lokasi tempat tinggal saya saat ini, akhir-akhir ini dalam sepekan ada 2 kecelakaan maut yang sampai meninggal dunia pengendara motor.

Mengingat semakin ramainya kendaraan, maka kewaspadaan & kehati-hatian & kefokusan dalam berkendara harus ditingkatkan (kata-kata ini tidak teruntuk Anda saja, tetapi juga nasihat buat diri juga) agar ketika ada suatu pergerakan yang mendadak dari pengendara lain maka kita siap untuk melakukan usaha gerakan untuk menghindar, mengerem atau gerakan lain yang diperlukan agar tidak terjadi kecelakaan. Karena selain berdoa kita perlu untuk berusaha, dan salah satu usaha tersebut adalah hati-hati & selalu siap siaga. Jikapun sudah berusaha dan berdoa namun tetap terjadi kecelakaan, maka kita harus bersabar dan menerima taqdir dari Allah karena kita sudah melakukan dua hal yang diharuskan dalam melakukan sesuatu (yaitu berusaha dan berdoa).

Berikut adalah foto mercury yang pekan lalu (hari rabu 6 september) jatuh karena saya agak kencang dan tidak siap ketika ada motor membawa obrok tiba-tiba belok kekiri tanpa memberi tanda apapun baik lampu sein maupun tangan yang melambaikan sehingga saya tidak sempat mengerem:
Mercury karyafikri.blogspot.com

Kecelakaan kecil saya ini terjadi beberapa hari sebelum dua kecelakaan maut yang saya sebutkan sebelumnya, meski sampai hari ini lengan bagian kanan masih terasa sakit walau tak separah sebelumnya dan juga mercury sudah sembuh... alhamdulillah, yang paling saya syukuri adalah helm saya yang tidak terlepas ketika saya jatuh karena kepala terbentur dengan aspal sangat keras dan sempat tidak bisa bergerak beberapa waktu karena benturan didada yang sesak (posisi jatuh saya miring ke kanan seperti melayang dari motor). Dan syukur saya bertambah adalah hanya luka ringan, karena ada kecelakaan sampai mati dan patah tulang setelah kecelakaan saya tersebut.

Dan berikut ini adalah beberapa hikmah / tips untuk anda dan saya ketika berkendara khususnya sepeda motor:
  • Cek dan bawalah SIM & STNK ketika mengendarai kendaraan
  • Pastikan sebelum berangkat menggunakan motor tersebut, bahwa perlengkapan kendaraan Anda fungsi sebagaimana mestinya, yaitu: spion, lampu sein nyala, rem oke, dan lain sebagainya
  • Gunakan selalu perlengkapan berkendara yang aman sesuai dengan peraturan mulai dari: helm yang SNI dan pastikan penggunaannya sudah benar (bunyi klik saat digunakan), kalau perlu gunakan sarung tangan, dan lain sebagainya
  • Turunkan kecepatan dan naikkan fokus ketika dikeramaian
  • Selalu pantau keadaan sekitar ketika ramai
  • Lain-lain yang mungkin sobat dapat menambahkan sendiri.
Sekian share kali ini semoga bermanfaat.
Share:

Sabtu, 09 September 2017

Info kajian sunnah Kediri: Malam ini (18 Dzulhijjah 1438 H / 9 September 2017) - Tabligh Akbar & Penggalangan dana Peduli Muslim Rohingya

Bismillah,
Hadirilah...!

Tabligh Akbar & Penggalangan dana Peduli Muslim Rohingya
dengan tema Hak-Hak Saudara Muslim
Pemateri: Ustadz Anwar Zein (Pimpinan Ponpes Imam Syafi'i Tulungagung

Pada hari:
Sabtu, 18 Dzulhijjah 1438 H / 9 September 2017 M

Waktu: Ba'da Maghrib - Selesai

Lokasi: Masjid Imam Muslim
Jl. Padang padi - Kaliombo - Kota Kediri
(Depan SMP 2 Kediri)

Terbuka untuk umum, muslim dan muslimat!


Share:

Info Kajian Sunnah Kediri: Bedah kitab Syarhus Sunnah [4] - Ahad 19 Dzulhijjah 1438 H / 10 September 2017 M

Bismillah,
Hadirilah!
Kajian bedah kitab Syarhus Sunnah [4]
dengan pemateri Ustadz Abdullah Amin hafidzahullah

Lokasi:
di Ma'had ar-Rosyad
Jl. Masjid Basyarudin Bogem - Gurah

Pukul: 08.30 - 11.30

Fasilitas:
- Kitab matan "Syarhus Sunnah"
- Makan siang untuk peserta

Gratis! dan terbuka untuk umum. Muslimm & Muslimat!


Share:

Selasa, 29 Agustus 2017

Info Kajian Sunnah Kediri: Kajian Islam dan Buka Puasa Arafah Bersama dengan tema Buah Ketaatan Kepada Allah (hikmah tauladan penyembelihan nabi Ismail)

Bismillah,
Imam Muslim - Buka Bersama Puasa Arafah - karyafikri.blogspot.com
Imam Muslim - Buka Bersama Puasa Arafah
Hadirilah...
📚Kajian Islam dan Buka Puasa Arafah Bersama📚
📭 Masjid Imam Muslim Al-Atsariy Kediri
http://bit.ly/PetaPonpesImamMuslim
(Terbuka untuk umum putra - putri)

📆 Hari : Kamis, 31 Agustus 2017/ 09 Dzulhijjah 1438 H

waktu : 16.30 - menjelang maghrib WIB

📝 TEMA : Buah Ketaatan kepada Allah (Hikmah kisah Tauladan Penyembelihan Nabi Ismail)

Pemateri:
Ustadz Abdullāh Amin Hafidzahullah (pimpinan Ponpes Ar Rosyad Al Islami Bogem Kediri)

Ingatlah Sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam , “Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu (syar’i), maka Allah akan memudahkan jalan baginya menuju surga.”
(HR. Muslim)

💐Semoga Alloh mudahkan kita untuk mendatangi majlis - majlis ilmu, aamiin...

📦Donasi & Partisipasi kegiatan dakwah Islam:
Rekening MUAMALAT 7410063057
a.n Yayasan Imam Muslim Al-Atsariy

📱Informasi:
085780764173 - Abu Rozin Bagus Jamroji
085736500100 - Abu Arham Suwanto

📣Mohon informasikan kepada yang lain.
Ponpes Imam Muslim Al-Atsariy
menebar dakwah Ahlus Sunnah sesuai manhaj Salaful Ummah
Share:

Jumat, 25 Agustus 2017

Info Kajian Sunnah Malang: Bersama Dosen Universitas Malik Abdul Aziz Jeddah Saudi Arabia [5-6 Dzulhijjah 1438 H / 27-28 Agustus 2017 M]

Bismillah,
Kajian malang oleh bersama dosen universitas malik abdul aziz jeddah saudi arabia - karyafikri.blogspot.com
Kajian malang oleh bersama dosen universitas malik abdul aziz jeddah saudi Arabia
Hadirilah Kajian di Malang bersama Dosen Universitas Malik Abdul Aziz Jeddah Saudi Arabia, dengan tama sebagai berikut:
  • Ahad, 5 Dzulhijjah / 27 Agustus: Mendulang Faedah-Faedah Pendidikan dari Istiqomah
    Ba'da Maghrib di Masjid Manarul Islam: Jl. Danau Bratan, Sawojajar, Malang.
  • Senin, 6 Dzulhijjah / 28 Agustus: Mengagungkan Nash-Nash Syar'i
    Ba'da Maghrib di Masjid Abu Bakar: Perumahan Puncang Dieng, Malang.
Sekian info kajiannya, semoga bermanfaat.
Share:

Rabu, 23 Agustus 2017

Download kalender Islam 1438 - 1439 Hijriah (tahun 2017)

Bismillah,
Sudah 3 tahun atau 4 tahun lebih tidak update untuk berbagi kalender hijriah, pada kesempatan kali ini saya berbagi kalender hijriah tahun 2017 masehi yang saya buat menggunakan aplikasi inkscape dan kemudian dijadikan gambar berformat .png lalu disimpan juga dalam bentuk pdf menggunakan LibreOffice dengan cepat dan mudah dan semoga saja ini bermanfaat untuk saya dan sobat sekalian yang sedang mencari kalender hijriah tahun 2017 masehi. Berikut ini adalah gambar dan juga file pdf tanggal tersebut:
Sampul kalender islam tahun 2017
Halaman 1 kalender islam tahun 2017
Halaman 2 kalender islam tahun 2017

Untuk file pdfnya silahkan download di salah satu link berikut:
Via Upfile.mobi

Jika kesulitan silahkan via salah satu link berikut:
Download via Upfile
 Download via Mega
Sekian share kali ini, semoga bermanfaat.
Share:

Jumat, 18 Agustus 2017

Puisi: Bunga Layu

Bismillah,
Puisi: Bunga Layu oleh karyafikri.blogspot.com
Puisi: Bunga Layu

Dulu,
Bunga layu juga indah
Kini,
Indahnya tak sempurna
Bersama tangkai yang lemah

Dulu,
Bunga layu juga mempesona
Kini,
Dia hanya biasa
Cerita lalu ada di kelayuannya

Bunga layu
Pahit-manis hidup menguatkanmu

Oh,
Meski tak seindah dulu
Meski pesona yang memudar
Tapi, tegar dan kokohmu adalah ganti
Dari setiap masa yang berlalu

Kediri,
13 Juni 2015
Share:

Quote tentang kebenaran dan keadilan

Bismillah,
Quote tentang kebenaran dan keadilan
Quote tentang kebenaran dan keadilan

Quote:
"Di dunia ini tidak ada kebenaran dan keadilan, adanya belajar mancari kebenaran dan belajar adil karena kebenaran setiap orang berbeda. Belum tentu benar menurut kita itu benar menurut orang lain."
[Someone]

Komentar:
Baiklah, saya harus memberi komentar tentang kata-kata ini, kalimat dari seseorang. Saya cukup setuju dengan quote ini hanya saja harus ada pembedaan atau pembagian yaitu kebenaran dan keadilan yang mana yang dimaksud? kalau kebenaran dan keadlian dari manusia saya sangat-sangat setuju dengan pernyataan ini karena memang individu memiliki pemikiran sendiri dan satu orang dengan yang lainnya mungkin berbeda sehingga dapat dikatakan tidak ada kebenaran dan keadilan di dunia ini. Jika berbicara tentang kebenaran dan keadilan menurut individu per individu, memang tidak akan pernah habisnya mungkin antara seseorang dan yang lainnya memiliki banyak perbedaan bahkan dalam masalah yang sama.

Tetapi jika perkataan ini dikaitkan dengan masalah kebenaran dan keadilan Sang Pencipta, saya tidak bisa mengatakan setuju dengan perkataan ini karena di dunia ini ada keadilan dan kebenaran yaitu dari ALLAH. Adilnya ALLAH mungkin berbeda dengan adil yang dimaksudkan manusia, karena adil Sang Pencipta caranya berbeda dengan cara manusia, karena di setiap hal kecil, kejadian apapun DIA memiliki kunci sebagai rahasia keadilanNYA. Dan mungkin, suatu saat manusia akan tahu dibalik sesuatu yang mungkin dulu dikatakan tidak adil dari ALLAH, ketika  dia sadar atau tua akan mengetahui dan berkata "Oh, inilah keadilan Tuhan Sang Pencipta alam semesta" atau bahkan manusia itu tidak akan pernah tahu hikmah disebuah kejadian tetapi DIA tetaplah Maha Adil dan bahkan memberikan kepada kita sesuatu yang terbaik.

Jika untuk masalah agama, maka dari itu silahkan mencari yang terbaik berdasarkan dalil dan berdasarkan pemahaman salaful ummah (pendahulu umat, dari kalangan sahabat, tabiin, dan tabiut' tabiin) insyaAllah kita akan menemukan kebenara hakiki. Dan semoga kita selalu diberi taufiq dan hidayah dari Allah subhanahu wa ta'ala agar bisa meniti jalan yang lurus yaitu agama Islam yang sesuai dengan apa yang dibawa oleh Rasul.
Share:

Berdoalah, Wahai Kaum Muslimin!

Bismillah,
12-4-3 Berdoalah wahai kaum muslimin - karyafikri.blogspot.com
Berdoalah, wahai kaum muslimin!

Allah menciptakan jin dan manusia di muka bumi ini hanyalah untuk mengibadahi Allah semata, sebagaimana Allah berfirman:
وَمَا خَلَقْتُ اْلجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ
Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku (QS. adz-Dzaariyaat (52): 56)

Diantara macam ibadah adalah berdoa kepada Allah, jika demikian maka tidak boleh bagi kita memalingkan doa  kepada selain Allah. Nah, sudahka kita berdoa wahai kaum muslimin?

1. Perintah Allah agar kita berdoa kepada-Nya
Doa adalah ibadah yang mulia, dan Allah memerintahkan kepada kita sebagai hamba-Nya agar senantiasa memohon kepada-Nya, Allah berfirman:
وَقَالَ رَبُّكُم ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ
Dan Rabbmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu" (QS. al-Mu'minun(40): 60)

Begitu pula Allah berfirman:
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ
Dan apabila hambaku-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku. (QS. al-Baqarah(2): 186).
Jika berdoa merupakan perintah dari Allah maka wajib bagi kita untuk senantiasa berdoa kepada-Nya.

2. Doa adalah ibadah
Doa adalah bagian dari ibadah, sebagaimana sabda Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam, yang artinya: "Doa adalah ibadah." (Lihat Silsilah ash-Shahiihah: 2654).
Jika demikian halnya maka di dalam berdoa hendaknya kita tujukan doa itu hanya kepada Allah dan kaifiyah (tata cara) dalam berdoa mengikuti (ittiba') kepada Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam, karena dua hal tersebut merupakan syarat diterimanya sebuah ibadah.

3. Macam-macam doa
Syaikh 'Utsaimin berkata: Doa itu ada dua macam, yaitu doa ibadah dan doa mas'alah. Ketika kita shalat dan di dalamnya kita membaca doa-doa yang telah ditetapkan Allah maka ini doa ibadah, namun ketika kita punya hajat atau kebutuhan tertentu kemudian kita berdoa, "Ya Allah, jadikanlah usaha kami sukses" atau yang semisalnya maka ini adalah doa mas'alah. (Lihat Syarah Riyadhus-Shalihin (4:37)).

4. Syarat dikabulkannya doa
Ketika seseorang berdoa kepada Allah maka dia berharap agar Allah mengabulkan doa-doanya. Dikabulkannya doa seorang hamba oleh Allah harus memenuhi persyaratan yang telah Allah tetapkan. Diantara syarat agar dikabulkannya doa-doa seorang hamba adalah:
- Ikhlasnya niat
Amal ibadah seoranghamba diterima atau ditolak oleh Allah tergantung pada niatnya, jika niatnya karena Allah semata maka Allah akan menerimanya atau mengabulkan doanya kalau untuk yang lainnya maka Allah tidak sudi mengabulkannya, karena Allah telah disekutukan dengan yang lainnya. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam yang artinya "Sesungguhnya semua amal itu tergantung pada niatnya, dan setiap orang itu (diganjar atau disiksa, Pen.) tertangung pada niatnya..." (HR al-Bukhari (1) dan Muslim (1907)).
Maka dari itu mari kita ikhlaskan niat dalam semua doa yang kita panjatkan hanya kepada Allah.

- Tidak melampaui batas
Termasuk dalam hal ini adalah doa yang di dalamnya terdapat permusuhan, walaupun doa orang tua terhadap anak kandungnya yang di dalamnya terdapat permusuhan, maka doanya tidak dikabulkan, hal ini berdasarkan firman Allah:
ادْعُوا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً إِنَّهُ لَا يُحِبُّ اْلمُعْتَدِينَ
Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (QS. al-A'raf(7):55).
Andai saja seseorang berdoa memohon kepada Allah sesuatu yang haram maka Allah tidak mengabulkannya, karena hal itu melampaui batas, begitu pula jika seseoranag berdoa yang tidak syar'i, seperti "Ya Allah, jadikanlah aku seorang nabi". Maka hal itu tidak boleh dan doanya tidak dikabulkan oleh Allah. Karena itu, hendaknya dalam cara berdoa kita / meminta kepada Allah dan apa yang kita minta harus sesuai dengan syariat tak boleh melampaui batas.

- Tidak main-main dalam berdoa
Ketika berdoa kepada Allah hendaknya bersungguh-sungguh dan memiliki keyakinan bahwa doanya dikabulkan oleh Allah, bukan main-main atua percobaan. Karena ada di antara manusia yang berdoa kepada Allah dengan coba-coba, apakah doanya dikabulkan atau tidak. Hal ini tidak dikabulkan oleh Allah. Maka hendaknya ketika engkau berdoa kepada Allah harus memiliki keyakinan yang besar bahwa doamu akan dikabulkan oleh Allah. Akan tetapi, jika berdoa namun dirinya ragu akan terkabulkan doa tersebut maka Allah tidak mengabulkannya.

- Menjauhi perkara-perkara yang haram
Diantara perkara-perkara yang harus dijauhi agar doanya mustajab adalah: tidak memakan makanan yang haram dan tidak meminum minuman yang haram. Jika seseorang makan makanan yang haram baik secara dzatnya haram atau memperolehnya dengan cara riba, menipu, atau yang semisal dengannya maka Allah tidak akan mengabulkan doanya.
Sebagaimana hal ini disabdakan oleh Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam yang artinya: "Sesungguhnya Allah itu indah dan tidak menerima kecuali yang indah saja, dan Allah telah memerintahkan kepada orang-orang yang beriman sebagaimana Allah memerintahkan kepada para rasul (yang artinya): 'Hai para Rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang shalih. Sesungguhnya Aku Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.' (QS al-Mu'minun (23): 51)). Dan firman Allah yang artinya: 'Hai orang-orang yang beriman, makanlah diantara rezeki yang baik-baik yang kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah.'" (QS. al-Baqarah(2): 172)).
Kemudian Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam menyebutkan seseorang yang menempuh perjalanan yang teramat jauh (safar), kusut rambutnya, berdebu tubuhnya, dan mengangkat kedua tangan ke langit seraya berkata: "Ya Rabb! Ya Rabb!" sedangkan makan dan minumannya haram, pakaian yang dikenakan haram, lalu mana mungkin doanya dikabulkan? (HR Muslim 1015).
Dalam hadits ini Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam menyatakan doanya tertolak (tidak dikabulkan) padahal orang tersebut telah mendatangkan beberapa hal yang membuat doanya dikabulkan, seperti: dalam keadaan safar, mengangkat kedua tangannya, bertawassul dengan mengucapkan "Ya Rabbi! Ya Rabbi", namun ketika makanan yang dimakannya haram, minumannya haram maka doanya tidak dikabulkan.

5. Memperbanyak doa
Ketika kita telah mengetahui bahwasanya doa adalah ibadah, sebagaimana penjelasan di atas. Dan sebagaimana firman Allah yang artinya: "Dan Rabbmu berfirman: 'Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari meyembah-Ku akan masuk Neraka Jahannam dalam keadaan hina-dina." (QS Ghaafir(40): 60).
Maksud dari menyombongkan diri dari menyembah-Ku di sini adalah "tidak berdoa kepada Allah". Dan doa memiliki manfaat yang teramat banyak sebagaimana hal itu disabdakan oleh Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam yang artinya: "Doa itu memberi manfaat terhadap semua yang telah turun maupun yang belum, maka wajib atas kalian, wahai hamba-hamba Allah, untuk berdoa." (Shahiihul-Jaami': 3409).
Maka wahai kaum muslimin! Seharusnya kita senantiasa dan memperbanyak doa, karena doa adalah ibadah yang paling mulia di sisi Allah, sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam yang artinya: "Tidak ada sesuatupun yang paling mulia di sisi Allah daripada berdoa" (Lihat Shahiihul-Jaami': 5392).

6. Menghadirkan hati ketika berdoa
Seyogyanya bagi orang yang berdoa menghadirkan hati dan pikirannya ketika berdoa. Tak seharusnya lisannya berdoa, tetapi hatinya tidak berkonsentrasi ketika berdoa, maka sangat memungkinkan doanya tidak dikabulkan oleh Allah. Sebagaimana sabda Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam yang artinya "Berdoalah kepada Allah dan engkau yakin bahwasannya doamu dikabulkan, dan ketahui! Sesungguhnya Allah tidak mengabulkan doa yang hatinya lalai ketika berdoa." (Shahiih at-Tirmidzi: 2766).
Dari sini kita mengetahui akan kewajiban menghadirkan hati dan pikiran (konsentrasi) ketika berdoa kepada Allah, serta merenungkan apa yang diucapkannya, dan hendaknya doa keluar dari hatinya sebelum keluar dari lisannya, sebagaimana dijelaskan pada hadits di atas.

7. Memulai berdoa dengan memuji Allah dan bershalawat kepada Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wa sallam
Sudah dimaklumi bersama, wahai kaum muslimin! Hendaknya kita memulai semua urusan kita dengan memuji Allah, karena Allah berhak atas segala pujian,, maka jika seseorang memuji Allah ketika berdoa, hal tersebut lebih mendekatkan doanya dikabulkan. Bukankah telah sampai kabar kepada kita bahwasannya Nabi Muhammad shallahu 'alaihi wa sallam pada hari kiamat nanti sujud teramat lama sekali, kemudian setelah itu memuji Allah dengan pujian yang teramat banyak, kemudian Allah mengizinkan dalam permasalahan itu seraya berkata: "... Ya Muhammad! Angkatlah kepalamu! Dan berkatalah! Maka perkataanmu akan didengar, Mintalah! Pasti diberi (dikabulkan). Dan mintalah syafaat pasti engkau akan diberi syafaat..." (HR al-Bukhari: 7510 dan Muslim: 197).
Lihatlah! Bagaimana Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wa sallam memulai doanya dengan memuji Allah. Rasulullah pernah mendengar seseorang yang berdoa tanpa memuji Allah dan tidak bershalawat kepada Nabi shalallahu 'alaihi wa sallam, maka Rasulullah  shalallahu 'alaihi wa sallam memanggilnya dan berkata kepadanya: "Jika seseorang berdoa maka hendaklah dia memulainya dengan memuji serta menyanjung Allah dan bershalawat kepada Nabi, setelah itu silahkan berdoa sekehendaknya" (Lihat Shahiih Abu Daawud: 1314).

8. Penutup
Adab-adab berdoa teramat banyak, wahai kaum muslimin, yang tidak bisa kita uraikan semuanya dalam buletin kali ini, seperti: berdoa dalam keadaan suci - itu lebih utama meski tidak wajib-, mengangkat kedua tangan, memulai untuk diri sendiri baru orang lain, dan sebagainya. Semoga yang sedikit ini bermanfaat bagi kita semuanya. Aamiiin.

Abu Rima Asik Amali ibn Zainuddin Rozi, Lc. Hafidhohullah

Sumber: Buletin Dakwah Islam "Al-Furqon" tahun ke-12 volume 4 no. 3
Share:

Terimakasih

Terimakasih kepada seluruh pengunjung blog ini, plusser, liker, blogwalker, commentator, dan semua yang pernah ada di dalam hidupku.

Fikri

Majalah Kesehatan Muslim

Donasi Dakwah Islam

Copyright © 2010 - Karya Fikri Thufailiy | Powered by Blogger Distributed By Protemplateslab & Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com